Di mana bulan purnama terbit penuh di langit desa terpencil, kutukan tua yang terbangun dari tanah basah mulai menuntut nyawa. Warga sekitar kuburan tua yang terlupakan mendengar suara tangis mencekam setiap kali cahaya bulan menyentuh nisan pecah. Tidak ada yang berani keluar rumah setelah maghrib, apalagi menjelang purnama. Sebuah ritual penutup kutukan yang ditinggalkan nenek moyang kembali muncul, tapi siapa yang rela menjadi korban pengganti? Ternyata mitos itu nyata, dan sudah memilih korbannya.