Genre romantis komedi Indonesia yang mengisahkan dua orang yang sepakat menikah hanya untuk memenuhi syarat tertentu, bukan karena cinta. Semua berjalan lancar sampai perasaan mulai muncul di tengah-tengah kesepakatan yang seharusnya tanpa ikatan emosional. Mereka harus memilih antara melanjutkan perjanjian yang sudah disepakati atau mengakui perasaan yang tidak mereka harapkan muncul. Ujung-ujungnya, siapa yang akhirnya lebih baik di tengah kebingungan antara logika dan perasaan?