Mobil butut di parkiran bawah tanah. Itu satu-satunya cara agar Mira bisa lolos dari pertemuan tak terduga dengan Don Vito, bos mafia yang selama tujuh tahun ia hindari. Tapi Don Vito tak datang sendirian — ia membawa tawaran yang membuat kepala Mira berputar: bergabung dengan kartelnya, atau bisnis keluarga saudaranya runtuh. Mira menolak, tentu saja. Tapi siapa sangka Don Vito justru meminta maaf, bukan ancaman. Ujung-ujungnya, tawaran itu bukan untuk Mira, tapi untuk adiknya yang katanya sudah tiada. Siapa yang sebenarnya mengendalikan mainan di papan ini?