Pernikahan yang dibangun di atas kebisuan — lebih banyak diam daripada bicara, lebih banyak luka daripada maaf. Seorang istri akhirnya memilih pergi, meninggalkan rumah yang terasa lebih seperti penjara. Suami yang ditinggal baru sadar kehilangan saat sepi jadi satu-satunya teman. Tapi siapa sangka kepergian itu bukan akhir, melainkan awal dari pertanyaan-pertanyaan yang tak sempat diucapkan.