Seorang ayah biasa yang nggak punya kuasa lebih dari cintanya pada anak perempuan. Saat tahu putrinya jadi korban perundungan di sekolah, diam-diam dia menyusun rencana yang nggak terduga. Bukan lapor guru, bukan pindah sekolah, tapi tamparan keras di hadapan publik yang bikin semua orang terhenyak. Konsekuensinya jelas: polisi datang, sekolah murka, dan media menggiring opini. Tapi di balik tindakan nekat itu, ada luka lama yang ternyata belum sembuh.