Ada skill yang diasah bertahun-tahun, tapi hasilnya belum kelihatan. Seorang pemuda desa dengan bakat menggambar nekat merantau ke kota besar, meninggalkan sawah dan kerbau. Di kota, ia jadi tukang cat pinggir jalan, sambil diam-diam ikut lomba desain nasional. Lawannya anak-anak kampus ternama dengan portofolio mentereng. Ujung-ujungnya, lukisan tembok kumuh yang jadi kunci kemenangannya. Tapi pertanyaan besar: apakah itu cukup untuk membayar sewa kos?