Sebuah keluarga dengan dinamika pertentangan bapak dan anak. Sang ayah punya favoritisme yang bikin renggang hubungan antar anak-anaknya. Pilih kasih bukan cuma soal siapa dapat warisan lebih banyak, tapi soal pengakuan yang nggak pernah terbagi adil. Anak yang dilupakan tumbuh dengan luka yang dibawa sampai dewasa, sementara si kesayangan justru mungkin nggak sesuai harapan ayahnya. Ketika krisis datang, pilihan lama itu kembali menghantui seluruh keluarga.