Seorang penyair muda tiba-tiba berhenti bicara setelah menemukan kotak kayu tua di dalam ruang bawah tanah rumah orang tuanya. Di dalamnya, tiga helai kertas kuning berisi mantra berbentuk mawar — setiap kata yang ditulis membuat sesuatu yang luntur di dunia nyata. Tetangga mengira dia stres, dokter menyarankan terapi, tapi dia tahu beda. Kertas itu menggelembung saat dekat air, dan suaranya kembali hanya untuk mengucapkan satu baris: "Mawar tidak punya akar, tapi tetap tumbuh.