Nama temen dekat berubah jadi mantan, itu saja yang Raka mendapatkan dari survey kekasih masa lalu. Cuma empat kata sih, tapi beratnya setara dengan satpam menendang kakak sekandang. Dia dan Dira, yang selama ini bertahan di zona nyaman sebagai teman setia, tiba-tiba harus belajar bahasa tubuh lawan. Kopi janjian pulang, tapi ujung-ujungnya nggak seberapa jauh dari apa yang sudah pernah terjadi. Siapa sangka empat kata dari sebuah survey bisa bikin kedua orang yang sama-sama tak mau adu nyawa justru berakhirnya di tengah ruang kosong yang sama.