Seorang wanita bangun dari koma setelah tiga bulan tak diketahui siapa pelakunya. Ingatannya sobekan, termasuk siapa yang menciptakan lukanya. Di antara catatan darah di dinding dan sebuah kalung serigala patah di meja, dia tahu ini bukan kebetulan. Setiap detik yang kembali terasa seperti potongan teka-teki yang saling bersinggungan. Tapi semakin banyak ia ingat, semakin jelas bahwa ia tidak ingin mengingatnya. Siapa sangka hati yang hilang justru menjadi kunci untuk menemukan siapa yang membuatnya jadi ini.