Sebuah amplop kraft terlipat tebal masuk lewat jendela terbuka, ditemukan di antara buku-buku lusuh di sudut gudang. Di dalamnya, sehelai kertas yang sudah pudar berisi tanda tangan berdarah — bukan dari saat ini, tapi dari tiga puluh tahun lalu. Seorang dokter muda menemukannya saat menyurvei warisan rumah sang nenek yang baru saja meninggal, dan tiba-tiba ia menyadari ia tidak pernah benar-benar mengenal keluarganya. Setiap halaman surat itu mengungkapkan koneksi yang tidak pernah ia duga antara keluarganya dan sebuah kematian yang dilaporkan sebagai kecelakaan. Tapi siapa yang menyimpan surat itu, dan mengapa ia baru kini ditemukan?