Dua bayi lahir bersamaan, dan sejak itu keluarga itu tak pernah tenang. Kutukan konon menyertai kelahiran kembar—satu membawa berkah, satu membawa petaka. Di tengah tradisi yang kental, sang ibu harus memilih mana yang akan dijaga, mana yang harus dijauhkan. Tapi pilihan itu tidak semudah membalik telapak tangan. Ketegangan demi ketegangan mengalir, dan rahasia lama mulai terkuak. Siapa sangka, kutukan itu bukan datang dari anak-anaknya, melainkan dari masa lalu yang tak pernah selesai. Pertanyaannya, sanggupkah ia melindungi keduanya sebelum semuanya terlambat?