Sepanjang rel terpencil, terdengar gemerisik yang tak pernah terjeda — gemericik itu datang dari dalam ginjal kereta itu sendiri. Setiap malam, suara itu mengiringi gigitan si pemicu yang nekat menyalakan mesin. Tapi ada suatu malam, suara itu berubah. Bersatu. Nyaris mengajaknya turun. Ke dalam dalam-dalam. Menyelinjirkan jejaknya ke arah rel yang sudah lama ditinggalkan. Siapa yang benar-benar mengendalikan teriak di dalam mesin itu, dan kenapa terakkhirnya suaranya menyeruakkan namanya?