Cinta kedua yang manis—judulnya saja sudah bilang. Tapi siapa sangka, di balik manisnya ada getir yang nggak kalah kuat. Dua orang yang pernah patah hati bertemu lagi di waktu yang nggak mereka duga. Satu sama lain membawa luka lama, tapi juga harapan baru. Mereka saling belajar bahwa jatuh cinta lagi bukan berarti mengulang kesalahan. Justru di situ letak kekuatannya. Pertanyaannya, apakah mereka berani membuka hati lagi? Atau diam-diam, masa lalu bakal datang menuntut?