Surat cerai biasanya jadi akhir dari segalanya. Tapi buat satu orang, lembaran itu justru jadi awal dari permainan baru yang jauh lebih kejam. Setiap orang punya alasan untuk bertahan, dan setiap alasan punya harga yang harus dibayar. Ada yang rela mengorbankan segalanya demi membalas sakit hati, ada juga yang diam-diam menyimpan dendam bertahun-tahun. Siapa sangka, di balik tanda tangan di atas materai, tersimpan niat yang tak pernah terduga. Ketika satu rahasia mulai terbongkar, pertanyaannya bukan lagi siapa yang salah, tapi sampai mana seseorang rela melangkah demi keadilan versinya sendiri.