Ada satu hal yang selalu bikin kepala pusing: cinta itu nggak pernah punya rumus. Seorang playboy kampus yang terbiasa main-main dengan perasaan orang lain tiba-tiba harus berhadapan dengan konsekuensi dari semua ulahnya. Dia yang selama ini menganggap cinta cuma permainan, mulai merasakan ada yang beda ketika seseorang yang nggak pernah dia anggap serius mulai menarik diri. Justru saat dia kehilangan kendali, dia baru sadar kalau selama ini dia yang sebenarnya butuh pelajaran. Tapi apakah telat untuk berubah, atau justru di situlah titik baliknya?