
Kabut tebal menyelimuti desa terpencil saat sosok berjubah merah muncul di pintu rumah tua. Dia mengaku pengantin, tapi wajahnya samar, dan suaranya seperti gemerisik daun kering. Di kedalaman danau, sesuatu yang purba mulai bergerak—naga yang tertidur ribuan tahun, kini terbangun oleh panggilan yang tak terduga. Lagu kuno menggema dari hutan bambu setiap malam. Mata emas memantulkan cahaya bulan di antara bayang-bayang. Janji yang dilupakan kini mendekati penggenapannya. Yang menjadi pertanyaan bukan siapa yang datang, tapi apa yang menunggu di ujung kabut.