Ruang bersalin harusnya jadi tempat penuh harap, bukan medan perang. Drama sulih suara ini bergerak di seputar hari-hari paling rentan seorang perempuan: saat melahirkan, saat tubuh dan hatinya paling butuh sandaran. Yang datang justru ibu mertua dengan sikap dingin dan tuntutan yang tak masuk akal. Detail cerita dibiarkan tipis di sini, tapi atmosfernya terasa jelas: sesak, tegang, penuh luka yang jarang diucapkan. Sampai di mana batas seorang menantu bisa bertahan?