Maskapai ini mendarat di kursi tergugat, bukan landasan pacu. Drama hukum dari produksi asing dengan sulih suara, tanpa info soal tahun, negara, atau pemainnya. Yang tersisa cuma judul, dan judul itu sendiri sudah cukup berat — pengadilan sebagai arena tempat korporasi raksasa dipaksa tunduk pada proses hukum. Detail kasusnya masih jadi teka-teki. Tapi maskapai yang 'menangis' di sidang membayangkan sesuatu yang selama ini disembunyikan dari publik. Siapakah yang akhirnya menanggung akibatnya?