Apa jadinya kalau darah daging sendiri ternyata bukan siapa-siapa di rumah mewah itu? Seorang anak tumbuh besar di lingkungan serba berkecukupan, dikelilingi fasilitas dan perhatian yang seharusnya jadi hak orang lain. Suatu ketika, kebenaran soal identitas mulai terkuak. Posisi yang selama ini dia anggap miliknya ternyata berdiri di atas kekeliruan lama. Orang-orang terdekat mendadak jadi asing, sementara pihak lain menuntut apa yang selama ini mereka rasa hilang. Siapa yang sebenarnya berhak duduk di kursi itu, dan seberapa jauh orang tua sanggup menutupi rahasia?