Empat saudari, satu warisan, dan penyesalan yang datang terlambat. Keempatnya sudah lama hidup terpisah, masing-masing dengan luka yang tak pernah dibicarakan. Ketika ibu mereka meninggal, rumah lama di kota kecil itu jadi tempat pertemuan yang canggung. Surat wasiat membuka rahasia yang selama ini dikubur rapat. Ternyata yang mereka warisi bukan hanya tanah dan bangunan, tapi juga pilihan-pilihan yang dulu dibuat orang tua mereka. Sekarang mereka harus memutuskan: melanjutkan kebisuan yang sama, atau menghadapi satu sama lain sebelum rumah itu dijual.