Seorang ibu berdiri di ambang kehancuran, dengan anak-anaknya sebagai satu-satunya alasan untuk bertahan. Tak ada yang tahu apa yang sebenarnya dia perjuangkan, atau siapa yang berusaha merebutnya. Genre dan latar cerita sengaja dibiarkan kabur, tapi ketegangan terasa dari judulnya saja. Perlawanan macam apa yang membuat seorang ibu rela mempertaruhkan segalanya? Jawabannya tidak akan mudah ditebak.