Hubungan ayah dan anak yang renggang karena kesalahpahaman lama memaksa mereka bertemu selama liburan di rumah tua keluarga yang sepi. Di tengah kebiasaan khas ayah yang kaku dan hal-hal kecil yang sering memicu keretakan, mereka perlahan membuka kembali perasaan yang selama ini tersembunyi di sudut-sudut rumah itu. Apakah kasih sayang yang terpendam bisa menjadi jembatan untuk menghibur luka yang sudah lama terabaikan?