Janji kehidupan abadi yang mulia ternyata bukan anugerah, melainkan kutukan yang tak berujung. Kisah ini mengisahkan sosok yang tak sengaja mendapatkan keabadian dari sumber yang tak ia ketahui, mengira akan meraih kebahagiaan dan kemuliaan selamanya. Tapi seiring bertahun-tahun, ia harus menyaksikan orang-orang terdekat meninggal satu per satu, sementara dirinya tetap tak menua, terjebak dalam kesunyian yang tak ada habisnya. Tidak ada petunjuk bagaimana cara mematikan kutukan itu, dan setiap harinya ia mempertanyakan apakah keabadian itu memang berharga atau hanya hukuman yang tak ada matinya. Sampai kapan ia harus menanggung beban yang tak pernah usai itu?