Pertemuan pertama dengan dokter itu jauh dari yang kukira. Dia tegas, jarang tersenyum, dan selalu mengambil keputusan tanpa meminta pendapatku padahal urusan hidupku yang sedang dia tangani. Awalnya geram, tapi perlahan aku sadar tiap langkah yang dia lakukan ternyata membawa aku ke jalan yang lebih baik. Ujung-ujungnya, orang yang aku benci justru jadi satu-satunya yang bisa ubah seluruh arah hidupku.