Politik dan cinta, dua hal yang nggak pernah akur. Tapi di sini mereka dipaksa bersatu dalam satu ruangan, satu partai, satu skandal yang siap meledak kapan saja. Seorang kader muda mulai curiga ada yang tidak beres dengan aliran dana kampanye. Diam-diam dia menyusuri jejak uang itu, dan ujung-ujungnya menemukan nama orang yang paling ia percaya. Antara memilih diam atau membongkar semuanya, dia sadar pilihan mana pun akan menghancurkan karir politiknya — dan hatinya. Siapa sangka, di balik tirai kekuasaan, cinta justru jadi senjata paling tajam.