Telepon itu datang jam tiga subuh. Neo, anaknya yang baru enam tahun, hilang dari rumah sakit. Catalina lari setengah mati menyusuri koridor, jantung hampir copot — lalu bertemu Javier di ujung lorong. Anak itu malah pegang tangan Javier dan nanya polos, "Kamu bisa jadi papaku?" Javier, pewaris perusahaan gede yang lagi dikejar tekanan keluarga, langsung lihat peluang. Dua orang dewasa yang sama-sama butuh jalan keluar akhirnya bikin kesepakatan gila: nikah kontrak. Tapi perjanjian dingin di atas kertas, sementara anak enam tahun sudah mulai panggil Javier "papa" dengan tulus — dan diam-diam hati ibu mulai goyah.