Demi membalas sakit hati setelah dicampakkan, Reese memutuskan buktikan diri dengan menjuarai kejuaraan robotik dunia. Tapi jalan menuju panggung juara tidak mudah — dia butuh mentor, dan satu-satunya yang mau membantunya adalah Sanger, profesor yang dijuluki Profesor Iblis. Di balik julukan itu, ada metode mengajar yang keras dan eksentrik, membuat Reese ragu apakah ini kesempatan atau justru siksaan baru. Setiap hari berlatih di laboratorium, hubungan mereka perlahan bergeser dari benci menjadi sesuatu yang tak terduga. Antara ambisi balas dendam dan perasaan baru yang tumbuh, Reese harus memilih mana yang lebih ia kejar.