Maya, putri konglomerat yang membiayai hidup tujuh anak asuh, tumbuh bersama mereka sejak kecil. Semua berubah saat Jessy datang — fitnah demi fitnah dilontarkan, dan satu per satu ketujuh pria itu membelot, bahkan menyatakan cinta pada Jessy di depan Maya. Patah hati? Pasti. Tapi Maya nggak diam saja. Dia putuskan semua hubungan, lalu tiba-tiba mengumumkan pernikahan dengan Vito, pewaris elit yang katanya lumpuh. Pertunangan itu lebih seperti tamparan balasan, bukan pernikahan impian. Tapi siapa sangka, di balik kursi roda Vito, ada rencana yang jauh lebih gelap dari yang Maya kira.