Tujuh tahun. Tujuh tahun Wanda bertahan di pernikahan yang rasanya seperti neraka. Ibu mertua yang selalu menyalahkan, suami yang dingin tanpa alasan, tapi dia terus sabar karena cinta. Sampai suatu hari, satu kebenaran terungkap — dan semua kesabaran itu berubah jadi muak. Wanda ambil keputusan yang sudah lama ditunda: cerai. Nggak peduli Marvin menyesal atau nangis di belakang, dia udah nggak mau lagi terjebak mimpi yang sama. Sekarang giliran Wanda yang jalan duluan, dan Marvin cuma bisa lihat dari kejauhan. Tapi cinta yang udah sirna, apa bisa tumbuh lagi dari abunya?