Peluru itu nyasar di tubuh Amy Burhan saat misi rahasia zaman penjajahan. Ia tumbang, meninggalkan putra kecilnya. Delapan puluh tahun berselang, Amy terbangun—bukan di alam baka, melainkan di bangku SMA dengan tubuh 18 tahun. Putranya, Arya Dirga, sudah tua dan terbaring koma sebagai Ketua Dewan Grup Krisna. Dua cucunya, Ben dan Alan Dirga, justru saling sikut di atas puing warisan keluarga. Amy bertekad membereskan semuanya, tapi kabar Arya akan sadar bikin langkahnya tergesa. Kali ini, ia tak akan datang terlambat.