Masuk ke dalam novel sebagai tokoh pendukung jahat — Melisa tahu tugasnya: menindas tokoh utama pria, Robert, biar alur cerita tetap lurus. Tapi Robert ternyata galak banget. Nggak berani frontal, Melisa memilih strategi bertahan hidup: bicara hati-hati, jaga jarak, dan tetap menjalankan peran tanpa kelihatan menyerang. Alur aman terkendali. Masalahnya, diam-diam Robert malah jatuh hati padanya. Lima tahun berselang, mereka bertemu lagi. Hubungan yang dulu cuma permusuhan pura-pura mulai bergeser ke sesuatu yang lebih rumit. Siapa sangka tokoh jahat justru jadi pusat perhatian utama?