Kawin kontrak demi izin tinggal. Tapi siapa sangka hati bisa ikut terdaftar juga? Dua orang asing memutuskan menikah karena satu alasan praktis: green card. Hidup bersama tanpa cinta, tanpa janji, cuma selembar kertas negara. Masalahnya, rutinitas bareng mulai bikin mereka lupa batas awal. Makan malam yang awalnya formal, lama-lama terasa hangat. Tawa yang tadinya dipaksakan, mulai tulus. Sampai salah satu dari mereka sadar bahwa perasaan itu bukan lagi bagian dari skenario. Tapi kalau diakui, kontrak pernikahan mereka bisa runtuh. Pertanyaannya: berani kah mereka mempertaruhkan green card untuk sesuatu yang namanya cinta?