Tidak ada sinopsis resmi yang tersedia untuk karya ini. Tanpa info sutradara, pemain, maupun negara asal, satu-satunya petunjuk ada di judul: Dipeluk, Dimanja, dan Dituruti. Tiga kata kerja pasif yang membentuk satu pola hubungan — ada yang menerima, ada yang memberi, dan ada yang terus menuruti. Apa pun genre atau latarnya, dinamika kekuasaan sudah terpasang sejak judul. Pertanyaannya: siapa yang memeluk, siapa yang dimanja, dan kenapa satu pihak terus mengiyakan semua kemauan? Mungkin ini romansa manis. Mungkin ini kengeri terselubung.