Pernah nggak sih merasa jadi yang paling biasa di antara semua orang? Seperti bintang redup di langit malam yang penuh cahaya. Tokoh utama dalam cerita ini merasakan hal itu setiap hari. Dia selalu membandingkan dirinya dengan orang lain, merasa tidak cukup pintar, tidak cukup menarik, tidak cukup berarti. Tapi diam-diam, dia punya mimpi besar yang disimpan rapat-rapat. Suatu hari, sesuatu terjadi yang memaksanya untuk keluar dari zona nyaman dan melihat dirinya dari sudut pandang yang berbeda. Mungkin selama ini dia salah melihat—mungkin bintang yang paling bersinar justru ada di dalam dirinya sendiri. Pertanyaannya, berani nggak dia untuk percaya?