Hidup seperti boneka yang diatur orang tua—itu yang dirasakan perempuan ini setiap hari. Dituntut menikah dengan pria pilihan keluarga, padahal hatinya sudah dimiliki orang lain. Puncaknya saat lamaran diumumkan tanpa sepengetahuannya. Tanpa pikir panjang, dia mengambil keputusan paling berani dalam hidupnya: menolak mentah-mentah di depan semua orang. Keluarga tercengang, tunangannya marah, tapi dia lega akhirnya berani bersuara. Tapi siapa sangka, penolakan itu justru membuka kotak pandora rahasia kelam yang selama ini disembunyikan.