Darah yang dianggap sebagai sumber kekuatan justru berbalik melawan pemiliknya. Di tengah pertarungan yang selama ini ia jalankan dengan percaya diri, setiap luka yang ia hasilkan malah membuka celah bagi entitas yang lebih gelap untuk masuk. Semua yang ia bangun dengan perjuangan bertahun-tahun kini runtuh satu per satu, dan ia mulai meragukan apakah semua yang diperjuangkan selama ini memang benar. Siapa yang sebenarnya mengendalikan kekuatan darah itu? Apakah ada cara untuk mematikan api yang dia sendiri yang nyalakan?