Ia menolak untuk memeluk sang misterius itu, meski tubuhnya tak bisa menyangkal kehamilan yang tumbuh di dalamnya. Setiap mimpi memberi tahu sebuah nama yang pernah dilamatkan—nama yang terukir di cincin besar di genggaman sang Raja Vampir. Tapi apa yang lebih tak terduga, ternyata sang putera manusianya justru tertarik pada kemunculan bayi yang tak terduga ini. Di antara langkah kaki dingin di ruang arkaim vampir, dan teriak-marahnya bangga yang ingin menghabiskan darahnya, yang bikinnya harus memilih: tetap bersembunyi, atau menemukan kebenaran soal ayah si kandung sekaligus nasibnya sendiri.