Cinta sering datang dari tempat yang tak terduga. Tapi bagaimana kalau cinta itu lahir dari kebencian yang sudah mengakar? Dua orang dengan luka masa lalu yang saling bertabrakan, masing-masing membawa dendam yang tak kunjung padam. Mereka tidak bisa saling memandang tanpa amarah, tapi diam-diam ada tarikan yang tak bisa dijelaskan. Konflik demi konflik membuat mereka semakin terjerat, dan di tengah pertarungan itu, sesuatu yang lebih dalam mulai muncul. Siapa sangka, kebencian yang paling dalam bisa menjadi pintu menuju cinta yang paling tulus? Atau justru sebaliknya, cinta itu akan hancur oleh kebencian yang belum selesai?