Dia sudah hitung-hitungan semua biaya untuk pensiun dini, sudah siap tinggal melepas semua tanggung jawab kerja dan menikmati hidup tenang di pinggir kota. Semua rencananya berantakan saat dia harus bekerja sama dengan bos baru yang ternyata adalah orang yang pernah dia sukai secara diam-diam selama bertahun-tahun. Di satu sisi ada target pensiun yang hampir tercapai, di sisi lain ada perasaan yang tidak bisa diabaikan lagi. Apakah dia memilih kebebasan pensiun atau nekat menikahi bos yang selama ini hanya dia pandang dari jauh?