Bayangkan bangun tidur dan mendapati diri kembali di usia 20 tahun dengan semua ingatan 40 tahun hidupmu. Itulah yang terjadi pada seorang pria biasa yang diberi kesempatan kedua untuk menjalani hidup. Dengan bekal pengalaman puluhan tahun, ia mulai mengubah pilihan-pilihan yang dulu membuatnya menyesal. Tapi semakin ia mengubah masa lalu, semakin kacau pula masa depan yang ia kenali. Akankah ia menemukan kebahagiaan di jalan baru ini, atau justru kehilangan segalanya yang dulu pernah berarti?