Judul ini sendiri sudah seperti puisi yang belum selesai. Sebuah drama asmara dari Korea, mengikuti tradisi melodrama khas negeri ginseng yang suka main-main dengan takdir dan kenangan. Dua orang yang pernah saling mencinta, dipisahkan oleh waktu dan keadaan, lalu dipertemukan lagi di titik paling tidak terduga. Ada rahasia yang disembunyikan, luka yang belum mengering, dan satu nama yang terus diulang dalam hati. Pertemuan kedua ini bukan sekadar nostalgia — mungkin ini kesempatan terakhir mereka untuk memperbaiki apa yang dulu sempat salah. Atau justru malah menghancurkan kenangan indah yang tersisa.