Seorang manajer HR yang perfeksionis memecat karyawan baru tanpa pikir panjang. Tapi setelahnya dia baru sadar — orang itu adalah anak dari pemilik perusahaan. Sekarang dia harus bertahan di kantor yang sama sambil menyembunyikan identitasnya. Rekan-rekan mulai curiga, bos baru terus mengawasi, dan satu slip lidah bisa berarti kariernya tamat. Yang bikin runyam, dia justru mulai suka sama orang yang seharusnya dia hindari. Bisakah dia terus memainkan peran ini tanpa ketahuan?