Seorang pria terbangun di ruang bawah tanah yang gelap. Rantai besi melingkar di pergelangan kakinya, dan di sudut ruangan ada sesosok tubuh tak bergerak. Ia tidak ingat siapa dirinya, bagaimana ia sampai di sini, atau berapa lama ia sudah di sini. Yang ia tahu, pintu besi di atas tangga hanya terbuka sekali sehari — saat sosok bertopeng turun membawa semangkuk air dan sepotong roti. Setiap kali, pertanyaan yang sama: "Apa kau sudah siap bicara?" Tapi pria itu bahkan tidak tahu apa yang harus ia katakan. Lalu suatu malam, rantainya longgar. Dan ia sadar, ia bukan satu-satunya yang dikurung di sini.