Pernikahan kontrak dengan seorang Viking. Kedengarannya seperti mimpi buruk atau petualangan, tergantung siapa yang ditanya. Seorang gadis modern tiba-tiba terlempar ke era Viking dan harus setuju menikahi pemimpin klan garang demi bertahan hidup. Antara budaya yang bertabrakan, bahasa yang tidak dimengerti, dan tradisi perang yang mengerikan, dia harus mencari celah untuk kembali ke dunianya. Tapi semakin lama tinggal, semakin kabur batas antara akting dan perasaan. Apakah perjanjian ini benar-benar hanya soal bertahan, atau justru awal dari takdir yang tidak terduga?