Pernikahan yang seharusnya cuma formal malah berbalik jadi ajang perkenalan dua orang yang sama-sama terburu-buru menyelesaikan status lajang. Dia nikah karena tekanan orang tua, dia nikah karena mau lepas dari utang. Tujuan awal mereka cuma memenuhi ekspektasi keluarga, tapi lama-lama ada yang nggak sesuai rencana. Yang tadinya cuma teman nikah ternyata mulai mengisi ruang yang selama ini kosong di hati masing-masing. Akhirnya mereka sadar, salah menikah tapi ternyata dapat orang yang tepat? Tapi keluarga mereka bisa menerima?