Rasa tertindas yang ditahan diam mulai berbalik jadi obsesi yang menghantuinya setiap malam. Drama psikologis ini mengisahkan korban perundungan yang selama bertahun hanya bisa pasrah menerima perlakuan buruk dari orang di sekitarnya. Ia menyimpan semua rasa sakit sendiri, nggak berani keluh karena nggak ada yang mau denger. Perlahan, rasa marah terpendam itu berubah jadi pikiran obsesif yang mulai menguasai hidupnya. Ia tak lagi tahu mana batas antara kebenaran dan khayalannya. Sampai suatu hari, obsesi itu memaksa dia melakukan hal yang tak bisa ia taklukkan lagi.