Dua musikus muda kehilangan semua peralatan mereka di tengah kota yang tak ramah. Mereka terpaksa beradaptasi dengan segala cara untuk tetap hidup, sambil mencoba mempertahankan semangat berkarya di tengah kesulitan. Setiap tindakan kecil terasa berharga, dan setiap rezeki yang ditemui seolah menjadi pelajaran bernilai. Tapi lama-kelamaan, keputusan yang dibuat di kepayangan pun berimbang pada apa yang bisa hilang selamanya.