Siapa bilang bocah yatim piatu nggak bisa jadi jenderal terbesar seluruh Tiongkok? Shin hidup di Periode Negara Berperang, zaman di mana pedang bicara lebih keras dari kata-kata. Bersama Ei Sei, raja muda Qin yang diam-diam menyusun rencana ambisius, mereka sepakat satu hal: Tiongkok harus bersatu, dan Qin yang memulainya. Tapi jalan menuju takhta nggak mulus — Ei Sei harus rebut singgasana dari orang-orang dalam istananya sendiri, sementara Shin berlatih mati-matian biar pedangnya layak disebut prajurit Qin. Tidak ada medan tempur yang aman, tidak ada kawan yang bisa dipercaya mentah-mentah. Satu-satunya kepastian: hidup dan mati berjarak seujung pisau. Siapa yang sangka dari anak jalanan, Shin bisa mengubah peta sejarah?
Sutradara
0NegaraJepang